| BAB 3 Kelas VI | ||||||
| Keseimbangan Ekosistem | ||||||
| 1 | Ekosistem adalah : Tempat terjadinya interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya | |||||
| 2 | Ekosistem yang berubah menyebabkan makhluk hidup dalam ekosistem tersebut juga berubah. Hal ini dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem | |||||
| 3 | Makhluk hidup yang paling berpengaruh terhadap ekosistem adalah manusia | |||||
| 4 | Contoh kegiatan manusia yang dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem adalah : | |||||
| # | Penebangan hutan | # | Penggunaan pestisida berlebihan | |||
| # | Pembakaran hutan | # | Perburuan liar | |||
| # | Penggunaan pupuk berlebihan | # | Perusakan terumbu karang | |||
| # | Pembangunan pabrik | |||||
| 5 | Akibat perusakan hutan : | |||||
| # | Tumbuhan hutan berkurang/punah | # | Banjir | |||
| # | Erosi | # | Tanah menjadi gersang | |||
| # | Tanah longsor | # | Hewan hutan masuk kampung | |||
| 6 | Pestisida : Obat pembasmi hama tanaman | |||||
| 7 | Pupuk organik : Pupuk yang berasal dari makhluk hidup seperti pupuk kandang, pupuk kompos, pupuk hijau | |||||
| 8 | Pupuk anorganik : Pupuk yang berasal dari pabrik / pupuk buatan | |||||
| 9 | Bahan kimia dalam pupuk anorganik dan pestisida dapat menyebabkan makhluk hidup kecil seperti burung / ikan terganggu kehidupannya | |||||
| 10 | Perburuan liar dapat menyebabkan musnahnya spesies tertentu | |||||
| 11 | Musnahnya suatu spesies akan mempengaruhi makhluk hidup yang lain | |||||
| 12 | Contoh tindakan yang dapat merusak terumbu karang adalah : Mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak | |||||
| 13 | Akibat rusaknya terumbu karang : Hewan yang tinggal di terumbu karang kehilangan tempat tinggal yang akhirnya dapat mempengaruhi kehidupan mereka | |||||
| 14 | Pembangunan pabrik menyebabkan terjadinya polusi akibat limbah dan asap pabrik | |||||
| 15 | Limbah pabrik yang dibuang ke sungai tanpa diolah lebih dulu dapat meracuni hewan yang hidup disungai | |||||
| 16 | Cara menjaga kelestarian alam misalnya : | |||||
| # | Melindungi hewan langka dengan Undang-undang | |||||
| # | Membuat cagar alam | |||||
| # | Membuat suaka margasatwa | |||||
| # | Melakukan pembudidayaan hewan / tanaman langka | |||||
| # | Peraturan yang mengharuskan penebangan pohon harus disertai penanaman kembali | |||||
| # | Menggunakan bahan pengganti / sintetis | |||||
| # | Ada penghargaan untuk orang yang melestarikan lingkungan hidup | |||||
| 17 | Cagar alam : adalah tempat perlindungan untuk hewan dan tanaman langka | |||||
| 18 | Suaka margasatwa : tempat melindungi hewan langka | |||||
| 19 | Contoh aturan untuk melindungi hewan / tumbuhan langka: | |||||
| # | Undang-undang perburuan | |||||
| # | Memelihara/memperjualbelikan hewan/tanaman langka harus dilengkapi surat keterangan | |||||
| 20 | Penghargaan untuk orang yang telah berjasa melestarikan lingkunga hidup disebut : Kalpataru | |||||
| 21 | Bahan sintetis : bahan tiruan | |||||
Kamis, 13 September 2012
IPA BAB 3
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar